SEANDAINYA SAYA JADI MENTERI KOPERASI

image

Koperasi hadir dan tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme yang semakin memuncak. Kesadaran orang akan pentingnya ekonomi yang berbasis kerakyatan mulai terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, yang secara sepontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya dan sesama.

Pada tahun 1896 seorang pamong praja Patih R.Aria Wiria Atmaja mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negeri. Ia terdorong oleh keinginan untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi. Kemudian koperasi tersebut diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode yang menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank pertolongan, Tabungan dan pertanian. Selain pegawai negeri, petani juga perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekanan para pengijon.

Koperasi memiliki peran dan fungsi yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan mansyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.

Koperasi memiliki prinsip sebagai berikut :
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secra demokrasi
3. Pembagian SHU dilakukan secara adil
4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
5. Kemandirian
6. Pendidikan perkoperasian Kerjasama antar koperasi

Koperasi memiliki keunggulan untuk memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain cukup besar mengingat kperasi mempunyai potensi kelebihan antara lain pada skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain-lain.

Koperasi sangat cocok diterapkan di Indonesia karena berbasis ekonomi kerakyatan yang dapat membantu usaha kecil dan menengah untuk terus tumbuh dan berkembang.

Di Tengah dinamika ekonomi Indonesia yang sedang mengalami penurunan, hingga pelemahan nilai tukar rupiah, sektor UKM daerah diharapkan mampu menopang perekonomian nasional. Untuk itu semua pihak harus membatu UKM agar bisa meningkatkan produktivitas dan lebih berdaya saing. Setiap daerah memiliki potensi yang beraneka ragam mulai dari pariwisata, pertambangan, pertanian hingga industri kecil dan menengah. Untuk meningkatkan produktifitas dan daya saing, sebagian besar pelaku UKM menemui kendala seperti minimnya dukungan pembiayaan karena aksesnya yang terbatas kepada lembaga perbankan. Disinilah peran koperasi dibutuhkan, koperasi harus dapat membantu pendanaan UKM agar UKM mampu berkembang dan bersaing.

Koperasi harus bisa melihat potensi dan pelungan dari UKM untuk bisa membantu perekonomian nasional Salah satunya sektor usaha makanan dan minuman yang diyakini dapat tumbuh dan menjadi andalan industri pengolahan non migas, mengingat masih kuatnya permintaan pasar dalam Negeri. Karena dilihat dari segi jumlah penduduk, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar.

Untuk memperkenalkan produk makanan dan minuman koperasi dan UKM menyelenggarakan pameran Koperasi dan UKM khusus makanan dan minuman yang diharapkan produk dan komoditas mereka mampu meningkatkan daya saingnya, terutama melalui perbaikan kemasan yang sesuai dengan karakter dan jenis produknya. Dengan adanya pameran ini diharapkan sebagai ajang promosi berbagai produk makanan dan minuman yang dihasilkan pelaku koperasi dan usaha kecil menengah. Karena Indonesia dipandang memiliki potensi pasar untuk produk makanan dan minuman terbesar di Asia Tenggara. Predikat itu telah menjadikan Indonesia targe pasar potensial bagi pasar global, terbukti banyaknya produk makanan dan minuman luar negeri di Indonesia. Untuk mengantisipasi hal tersebut UKM harus mampu meningkatkan daya saing dengan menghasilkan produk yang berkualitas.

UKM juga harus mampu bertahan dan mempertahankan pasar domestiknya serta masuk ke pasar global. Untuk itu UKM harus mengedepankan kualitas dan standar mutu agar keamanan konsumen dapat terjamin. Produsen makanan dan minuman dituntut menerapkan teknologi pengolahan yang menjamin kesehatan dan kesegaran produk. UKM harus mampu berinovasi mengembangkan produknya agar dapat diminati dan diterima oleh pasar global. UKM harus memperkuat merk produk sebagai bagian dari strategi pemasaran, serta UKM harus menerapkan teknologi informasi untuk promosi agar produknya dapat dikenal masyarakat luas dan global. Saat ini banyak media online yang menyediakan berbagai produk makanan dan minuman yang dapat memudahkan konsumen untuk membeli dan memilih produk yang diinginkan. Dengan adanya media online ini sangat efektif bagi jalur pemasaran dan dapat membangun bisnis dengan mitra bisnis yang professional Setiap produk UKM harus memiliki ciri khas yang dapat membedakan produknya dengan produk lainnya. Sehingga masyarakat dapat mengenali produk yang di inginkan.

Referensi :
http://www.depkop.go.id/
http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s