TRAGEDI BINTARO (LAGI)

TRAGEDI BINTARO (LAGI)

 

20131209JEP01_Kereta-Api-Tabrak-Mobil-Tangki-Milik-Pertamina-629x419

Pada Senin 19 Oktober 1987, 2 rangkaian kereta bertabrakan di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. 26 Tahun kemudian, di tempat yang berdekatan, kecelakaan maut kembali terjadi.

Bedanya, kecelakaan yang terjadi pada Senin (9/12/2013) ini melibatkan kereta dengan truk bermuatan bensin berkapasitas 24 ribu liter. Jumlah korban jiwa yang terenggut juga lebih sedikit.

Pada Tragedi Bintaro 1987, jumlah korban jiwa yang melayang sebanyak 156 orang, dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. Sementara, pada Tragedi Bintaro 2013, 8 orang dinyatakan meninggal dan puluhan lainnya terluka.

Kecelakaan Bintaro pada Senin 19 Oktober 1987 yang menghilangkan ratusan jiwa nyawa manusia. Kendati jumlah korbannya tidak mencapai ratusan jiwa, tragedi Bintaro 2 ini cukup mencegangkan banyak pihak.

Tragedi Bintaro 2 ini memangkan korban jiwa sebanyak enam orang. Meraka adalah masinis Kereta Api (KA) 1131 Darman Prastyo, teknisi PT KAI Sofyan Hadi, asisten masinis Agus Suroto. Sedangkan tiga orang penumpang yaitu Rosa Kesauliya (73), Yuni (16) dan Betty Ariyani (56).

Pada kecelakaan tersebut, truk tangki meledak serta tiga gerbong Commuter Line terbakar, salah satunya gerbong yang terbakar itu adalah gerbong khusus wanita.

Selain menelan enam korban jiwa, tragedi Bintaro 2 puluhan orang mengalami luka-luka, sedangkan tragedi Bintaro I memakan korban jiwa sebanyak 156 nyawa melayang dan 300 orang lainnya luka-luka.

Kecelakaan yang terjadi sama-sama hari Senin itu, seolah menguak kembali luka lama, karena lokasi kejadian berada hanya beberapa meter saja dari lokasi peritiwa tabrakan maut 26 tahun lalu.

Hingga kini, PT KAI masih melakukan pendalaman mengenai kecelakaan itu. Namun, kuat dugaan penyebab kecelakaan karena truk tangki menerobos perlintasan kereta.

Maka itu, peristiwa Tragedi Bintaro 1 merupakan peristiwa tabrakan hebat dua buah kereta api di daerah Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin 19 Oktober 1987 yang merupakan kecelakaan terburuk dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia. Peristiwa ini juga menyita perhatian publik dunia.

Kereta api dengan jalur pemberangkatan dari Rangkasbitung, bertabrakan dengan kereta api yang berangkat dari Stasiun Tanah Abang. Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu musibah paling buruk dalam sejarah transportasi di Indonesia. Karena menelan 156 korban jiwa.

 

Tragedi Bintaro 1987

Kecelakaan Tragedi Bintaro 1987 bermula atas kesalahan kepala Stasiun Serpong yang memberangkatkan KA 225 ke Stasiun Sudimara, tanpa mengecek kepenuhan jalur KA di Stasiun Sudimara. Sehingga, ketika KA 225 jurusan Rangkasbitung-Jakarta Kota tiba di Stasiun Sudimara pada pukul 06.45 WIB, Stasiun Sudimara yang punya 3 jalur saat itu langsung penuh.

KA 225 sedianya bersilang dengan KA 220 Patas di Stasiun Kebayoran yang hendak ke Merak. KA 220 Patas di Stasiun Kebayoran harusnya berhenti sejenak, namun PPKA Stasiun Kebayoran tidak mau mengalah dan tetap memberangkatkan KA 220.

PPKA Stasiun Sudimara pun memerintahkan juru langsir untuk melangsir KA 225 masuk jalur 3. Saat akan dilangsir, masinis tidak dapat melihat semboyan yang diberikan, karena penuhnya lokomotif pada saat itu. Sang masinis pun membunyikan Semboyan 35 dan berjalan. Juru langsir yang kaget mengejar kereta itu dan naik di gerbong paling belakang.

Para petugas stasiun kaget, beberapa ada yang mengejar kereta itu menggunakan sepeda motor. PPKA Sudimara Djamhari mencoba memberhentikan kereta dengan menggerak-gerakkan sinyal, namun tidak berhasil. Dia pun langsung mengejar kereta itu dengan mengibarkan bendera merah. Namun sia-sia, Djamhari pun kembali ke stasiun dengan sedih, dia membunyikan semboyan genta darurat kepada penjaga perlintasan Pondok Betung. Tetapi kereta tetap melaju. Setelah diketahui, ternyata penjaga perlintasan Pondok Betung tidak hafal semboyan genta.

KA 225 berjalan dengan kecepatan 25km/jam karena baru melewati perlintasan, sedangkan KA 220 berjalan dengan kecepatan 30km/jam. Dua kereta api yang sama-sama sarat penumpang, Senin pagi itu bertabrakan di antara Stasiun Pondok Ranji dan Pemakaman Tanah Kusir, sebelah utara SMUN 86 Bintaro, tepatnya di dekat tikungan melengkung Tol Bintaro atau lengkungan S yang berjarak kurang lebih 200 m setelah palang pintu Pondok Betung dan sekitar 8 km sebelum Stasiun Sudimara.

Kedua kereta hancur, terguling dan ringsek. Kedua lokomotif dengan seri BB 30316 dan BB 30616 rusak berat. Jumlah korban jiwa 156 orang, dan ratusan penumpang lainnya luka-luka.

 

Tragedi Bintaro 2013

Truk B 9265 SEH yang mengangkut BBM berkapasitas 24 kiloliter, dihantam kereta jurusan Serpong-Tanah Abang di perlintasan kereta Pondok Betung, Jakarta Selatan. Lokasi tepatnya berada 200 meter dari titik kecelakaan Tragedi Bintaro 1987.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB itu berawal saat truk yang datang dari arah Tanah Kusir menuju Pondok Aren menerobos palang pintu perlintasan. Kereta yang datang dari arah Serpong menuju Tanah Abang pun langsung menghantam bagian sebelah kiri truk hingga terseret 20 meter. 4 Ledakan langsung membakar truk dan lokomotif kereta.

Posisi terakhir truk terguling ke kanan dengan ban sebelah kiri berada di atas. Posisi kereta, lokomotifnya hangus terbakar, gerbong 1 dan 2 anjlok ke sebelah kanan. Korban tewas hingga kini tercatat sebanyak 8 orang, termasuk masinis. Korban luka-luka sekitar 50 orang.

 

Berikut adalah gambar-gambar tragedi Bintaro Commuter Line VS Truk Tangki BBM

232488_kecelakaan-kereta-api-dan-truk-tangki-lpg-di-bintaro_663_382 232501_kecelakaan-kereta-api-dan-truk-tangki-lpg-di-bintaro_663_382 20131209Kecelakaan-Kereta-Rel-Listrik-09122013-pus-3 bintaro205927@ commuter kereta-tabrak-7-131209c

 

 

Sumber :

http://news.liputan6.com/read/769519/2-tragedi-bintaro-dalam-fakta-dan-data

http://metro.sindonews.com/read/2013/12/10/31/815163/tragedi-bintaro-2-terulang-dihari-yang-sama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s