BAB 10 MANUSIA DAN HARAPAN

PENGERTIAN HARAPAN

setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. bahkan orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan.

harapan tersebut terantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.

berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan.

harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib sealu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu :

  1. keduanya menyangkut masa depan yang belum terwujud
  2. pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.

 

APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?

a. Dorongan Kodrat

kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.

dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan.

b. Dorongan Kebutuhan Hidup

sudah kodrat pula bahwa manusia memunyai bermacam-macam kebutuhan hidup.

kebutuhan hidup dapat dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menurut Abraham Maslow dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :

  1. Kelangsungan hidup (survival)
  2. Keamanan (safety)
  3. hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
  4. diakui lingkungan (status)
  5. perwujudan cita-cita (self actualization)

 

KEPERCAYAAN

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui aatau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.

kebenaran

kebenaran atau benar amat penting bagi manusia.

Dr.Yuyun Suriasumantri dalam bukunya “filsafat Ilmu” sebuah pengantar populer ada tiga teori sebagai berikut :

1. Teori Koherensi atau Konsistensi

yaitu suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.

2. Teori Korespondensi

suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkorenponden (berhubungan) dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut.

3. Teori paragmatis

kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.

 

BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA

Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :

  1. Kepercayaan pada diri sendiri
  2. Kepercayaan kepada orang lain
  3. Kepercayaan kepada pemerintah
  4. Kepercayaan kepada Tuhan

 

 

referensi :

Widyo Nugroho, Achmad Muchji. 1996. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta : Universitas Gunadarma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s